Revenge Travel Pasca Pandemi, Dilakukan Atau Nggak?

10 August 2022

Revenge Travel Pasca Pandemi, Dilakukan Atau Nggak?

Banyak negara sudah melakukan pelonggaran perbatasan dan kita bisa melihat sektor pariwisata yang kembali hidup. Ini jadi kabar baik bagi kita semua, apalagi bagi yang suka traveling. Banyak orang pun berlomba-lomba melakukan revenge travel atau wisata balas dendam pasca pandemi.

Fenomena revenge travel ini terjadi karena selama kurang lebih 2 tahun banyak dari kita dianjurkan untuk beraktivitas dari rumah dan nggak bepergian selama pandemi. Sebagian besar negara juga menutup perbatasan untuk meminimalisasi penularan COVID-19. Terkait revenge travel ini, bagaimana kamu menanggapinya Jagoan?

Revenge Travel, Lakukan Atau Nggak?

Sebenarnya, keputusan untuk melakukan revenge travel atau nggak sepenuhnya berada di tangan Jagoan masing-masing. Jika menurut kamu situasi masih belum sepenuhnya aman untuk pergi berwisata, maka kamu bisa menahan diri dan mengumpulkan uang terlebih dahulu. Tunggu beberapa saat dan nanti apabila menurutmu sudah menjadi waktu yang tepat dan aman untuk pergi jalan-jalan, maka lakukanlah.

Namun, jika merasa bosan sudah terlalu lama nggak pergi melancong dan ingin melakukan perjalanan wisata entah di dalam atau luar negeri, kamu dapat gunakan kesempatan yang ada dengan tetap memperhatikan dan menaati protokol kesehatan yang berlaku. Dan, ini bisa dilakukan kalau kamu sudah rajin menabung selama ini sehingga punya tabungan liburan yang cukup.

Apabila kamu memutuskan untuk melakukan perjalanan wisata, ada baiknya nggak dilakukan secara berlebihan hanya karena ingin melakukan ‘pelampiasan atau pembalasan dendam’ karena selama ini nggak bepergian. Misalnya setiap bulan selalu pergi ke luar negeri. Ingatlah bahwa ada kebutuhan hidup lain yang mesti dipenuhi, jangan sampai semua uang di tabungan habis nggak bersisa karena digunakan untuk jalan-jalan.

Bila sudah punya tabungan dana darurat, penting untuk memastikan bahwa kamu nggak mengambil uang di tabungan dana darurat untuk berwisata ya, Jagoan. Ini karena tabungan dana darurat hanya boleh dipakai untuk keperluan-keperluan yang sifatnya darurat, dan perjalanan wisata nggak masuk kategori ini.

Menabung Uang Liburan di Aplikasi Jago

Bagi Jagoan yang belum ingin berwisata dalam waktu dekat bisa mulai menabung dulu. Untuk tahu berapa uang yang perlu dikumpulkan, kamu perlu tentukan destinasi wisata yang ingin dikunjungi dan kapan.

Jika berencana menggunakan agen wisata, lebih mudah mendapat kisaran harganya karena biasanya sudah ada rincian biaya yang diberikan oleh agen wisata, meski belum termasuk biaya pengeluaran pribadi. Tapi jika nggak, maka jangan lupa memperhitungkan juga biaya akomodasi, makan harian dan pengeluaran lain yang mungkin diperlukan selama perjalanan wisata.

Setelah ketemu kisaran harganya, kamu bisa mulai menabung uang liburan di aplikasi Jago dengan mengikuti langkah-langkah mudah dan praktis berikut:

  • Bikin Kantong Nabung
  • Personalisasi Kantong Nabung dengan mengubah nama Kantong dan memberikan gambar biar kamu lebih semangat menysihkan uang untuk ditabung
  • Pasang target dan bikin menabung jadi otomatis dengan fitur Autosave (untuk memastikan selalu ada uang yang masuk ke tabungan sehingga kamu bisa liburan sesuai rencana)
  • Cari cara untuk bisa menabung lebih banyak, misalnya dengan mengurangi pengeluaran non-prioritas atau mencari penghasilan tambahan

Bila akan bepergian bersama orang-orang tercinta, entah itu anggota keluarga atau teman, kamu bisa ajak mereka menabung bareng di Kantong Bersama.

Serunya kalau bisa menjelajahi destinasi wisata impianmu. Jago ada untuk menemani perjalananmu menabung untuk mewujudkan mimpi. Aplikasi Jago bisa diunduh di sini bagi yang belum punya.

Semua jadi Jago

Mulai hidup seutuhnya dengan keluarga dan kerabat.

Download aplikasi Jago, lalu pilih Jago atau Jago Syariah dan daftar akunnya lewat ponsel kamu

download on app store download on google play

Scan Kode QR di bawah ini dengan kamera ponselmu untuk menginstall Jago.

QR code