3 Kesalahan Umum Terkait Cara Budgeting, Apa Kamu Juga Melakukannya?

16 February 2022

3 Kesalahan Umum Terkait Cara Budgeting, Apa Kamu Juga Melakukannya?

Bagus banget kalau Jagoan sudah rajin budgeting. Tapi, budgeting kalau salah dilakukan, hasilnya akan kurang maksimal. Sayang banget kan? Makanya di artikel ini Jago mau bahas 3 kesalahan umum terkait cara budgeting.

Apakah Cara Budgeting-mu Sudah Benar?

1. Sudahkah setiap pengeluaran kamu masukkan?

Lupa memasukkan setiap pengeluaran ke dalam budget bisa berdampak terhadap banyak hal, seperti terpaksa harus mengambil budget dari kategori pengeluaran lain dan menunda pencapaian salah satu tujuan keuanganmu.

Misalnya, kamu lupa nyediain budget untuk bayar asuransi rumah karena pembayaran cuma dilakukan setahun sekali. Alhasil, saat datang tagihan, kamu harus mengambil budget tabungan dana pensiun. Pada bulan tersebut, kamu jadi nggak bisa deh memasukkan uang ke tabungan dana pensiun.

Supaya nggak ada yang kelupaan, memang dibutuhkan ketelitian darimu. Cobalah mengingat dan mendaftar setiap pengeluaran, terutama yang penting seperti pembayaran tagihan. Cobalah juga melihat kembali buku tabungan dalam 1 atau 2 tahun terakhir.

2. Sudahkah budget yang kamu buat realistis?

Budget yang realistis adalah budget yang sesuai dengan situasi keuanganmu saat ini. Jika suatu saat nanti situasi keuangan berubah, maka budget perlu disesuaikan lagi.

Untuk membuat budget yang realistis, kamu harus jujur dengan diri sendiri dan nggak perlu membandingkan dengan budget orang lain. Jangan sampai budget terlalu kurang atau berlebihan untuk suatu kategori.

Misalnya, jika gaji kamu saat ini Rp 10 juta per bulan, memasukkan budget untuk self-reward sebesar Rp 5 juta tentu nggak realistis. Ada kewajiban bulanan yang harus dibayar, kebutuhan hidup sehari-hari serta juga penyisihan uang untuk tabungan yang harus dipertimbangkan.

3. Apakah kamu terlalu membatasi budget?

Meski membuat budget yang realistis dan akurat itu penting, jangan sampai juga kamu mengambil tindakan ekstrim seperti membatasi budget terlalu berlebihan.

Terlalu membatasi budget bisa dianalogikan seperti melakukan diet ekstrim dalam hidup sehari-hari. Lama kelamaan, kamu jadi nggak tahan dan kecapean sendiri saat harus mengikutinya, Jagoan.

Akhirnya, segalanya berbalik dan kamu malah jadi menghabiskan jauh lebih banyak dari seharusnya karena tekanan yang sudah menumpuk lama. Semakin lama semakin banyak.

Kamu boleh loh merayakan setiap pencapaian terkait budgeting dan tujuan finansial. Misalnya, jika target nabung yang sudah kamu tentukan akan tercapai dalam sebulan berhasil dicapai, maka kamu bisa merayakannya dengan sesuatu yang sederhana atau sesuatu yang kamu suka, seperti mentraktir diri dengan makanan favorit.

Budgeting Praktis Bareng Jago

Gimana Jagoan, apakah kamu termasuk salah satu orang yang melakukan kesalahan umum terkait cara budgeting? Nggak apa-apa kok Jagoan, selama kamu bersedia memperbaiki kesalahan.

Sudah pakai aplikasi Jago belum buat budgeting? Enak dan praktis banget kalau budgeting bareng Jago karena kamu bisa bikin hingga 40 Kantong untuk 40 kebutuhan. Untuk kebutuhan nabung, kamu bisa bikin Kantong Nabung. Sementara untuk kebutuhan bayar, ada Kantong Bayar.

Setelah membuat Kantong, kamu tinggal bagi-bagi aja budget ke masing-masing Kantong. Lalu, saatnya memantau apakah pengeluaran sudah sesuai budget yang kamu tetapkan. Kamu bisa pantau kapan saja, Jagoan. Setelah kamu menyelesaikan suatu transaksi, Jago langsung sigap mencatat.

Yuk, langsung dipraktikkan saja. Kalau belum punya aplikasi Jago, kamu bisa unduh terlebih dahulu aplikasinya di sini.

Semua jadi Jago

Mulai hidup seutuhnya dengan keluarga dan kerabat.

Download aplikasi Jago, lalu pilih Jago atau Jago Syariah dan daftar akunnya lewat ponsel kamu

download on app store download on google play

Scan Kode QR di bawah ini dengan kamera ponselmu untuk menginstall Jago.

QR code