Do’s and Don’ts Penabungan dan Penggunaan Dana Darurat

13 May 2022

Do’s and Don’ts Penabungan dan Penggunaan Dana Darurat

Menabung dana darurat itu penting. Tapi yang nggak kalah penting adalah penggunaan dana darurat yang nggak sembarangan. Lanjutkan membaca buat tahu apa saja do’s and don’ts terkait dana darurat.

Penabungan dan Penggunaan Dana Darurat: Do’s

1. Memisahkan tabungan dana darurat

Sebaiknya, dana darurat dipisahkan dan kamu buatkan tabungan tersendiri. Ini supaya kamu tahu pasti berapa besar tabungan dana darurat yang kamu punya dan memastikan tabungan dana darurat nggak terpakai untuk kebutuhan yang bukan darurat.

Kalau harus memisahkan tabungan dana darurat berarti perlu buka rekening lagi dong? Tenang, Jagoan. Nggak perlu ribet kayak gitu kalau pakai aplikasi Jago.

Bersama Jago, kamu bisa bikin banyak Kantong Nabung. Setiap Kantong Nabung punya nomor rekeningnya masing-masing. Praktis deh jadinya karena semua bisa di-manage sekaligus.

2. Mulai dari jumlah kecil

Bagi yang belum terbiasa menabung dana darurat bisa mulai dari jumlah kecil dulu. Yang lebih penting adalah disiplin dan konsistensi dalam menabung. Seiring waktu, kamu bisa menambah jumlah uang yang disisihkan sedikit demi sedikit.

3. Menggunakan dana darurat sesuai tujuannya

Ini penting banget, Jagoan. Dana darurat, sesuai namanya, seharusnya digunakan hanya saat terjadi sesuatu yang masuk dalam kategori darurat. Kamu bisa baca artikel Tanyakan 3 Pertanyaan Ini Sebelum Memakai Dana Darurat.

4. Membuat menabung jadi otomatis

Ada banyak aktivitas yang kamu lakukan setiap hari. Untuk menghilangkan transfer uang ke tabungan dari daftar aktivitas, buat saja menabung jadi otomatis. Saat sudah otomatis, uang pasti masuk ke tabungan pada tanggal yang telah ditentukan. Bukan cuma itu, uang sudah aman dan nggak keburu digunakan buat kebutuhan lain.

Bersama Jago, kamu bisa menabung secara otomatis. Yang perlu kamu lakukan hanyalah mengaktifkan fitur Autosave dan mengatur detail transfer. Sesudahnya, Jago yang akan pindahkan uang ke tabungan dana darurat.

Penabungan dan Penggunaan Dana Darurat: Don'ts

1. Jangan mudah tergoda menggunakan dana darurat

Melihat dana darurat ada di tabungan tapi hanya dipakai sesekali, kamu bisa jadi tergoda menggunakannya untuk kebutuhan lain. Godaan ini perlu disingkirkan jauh-jauh.

Setelah menyimpan uang di Kantong Nabung dan keinginan menggunakan uang terus muncul, kamu bisa mengunci Kantong Nabung-mu. Saat dikunci, Kantong Nabung akan berubah menjadi Kantong Terkunci. Kantong Terkunci memang ampuh mengamankan uang dari dirimu sendiri.

Saat uang dikunci, kamu nggak bisa pakai selama beberapa saat. Periode penguncian uang fleksibel. Kamu bisa kunci dari sesingkat 14 hari saja. Lalu, ada reward menanti saat kunci Kantong terbuka, yaitu bunga sebesar hingga 4% p.a.*

2. Jangan menggunakan kartu kredit sebagai dana darurat

Untuk mengatasi keadaan darurat, kamu bisa saja menggunakan kartu kredit. Tapi, sebaiknya nggak kamu lakukan. Ini karena kamu harus membayar bunga di belakang apabila kamu telat membayar tagihan kartu kredit. Jadi, kamu akan membayar lebih dari sekadar dana yang kamu keluarkan untuk mengatasi situasi darurat.

Supaya nggak perlu menggunakan kartu kredit, hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah memastikan kamu punya cukup uang di tabungan dana darurat. Kamu bisa langsung menggunakan uang dari tabungan dana darurat tanpa harus membayar biaya tambahan dari bunga.

Selalu bijak dalam menggunakan dana darurat ya, Jagoan. Dan, kamu bisa pakai aplikasi Jago untuk mengatur keuangan dan menabung dana darurat dengan lebih mudah dan praktis. Aplikasi Jago bisa diunduh di sini bagi yang belum punya.

*Bunga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti suku bunga BI & kebijakan LPS

 

Semua jadi Jago

Mulai hidup seutuhnya dengan keluarga dan kerabat.

Download aplikasi Jago, lalu pilih Jago atau Jago Syariah dan daftar akunnya lewat ponsel kamu

download on app store download on google play

Scan Kode QR di bawah ini dengan kamera ponselmu untuk menginstall Jago.

QR code