Persiapkan Dana Darurat untuk 5 Alasan Utama Ini

8 November 2021

5 Alasan Utama Pentingnya Mempersiapkan Dana Darurat

Jago mau tanya nih sama Jagoan semua: sudah pada punya tabungan dana darurat belum? Ada banyak alasan untuk punya dana darurat. Jago akan bahas 5 alasan utama mempersiapkan dana darurat di artikel ini.

Apa Itu Situasi Darurat?

Setiap orang sebaiknya memiliki tabungan yang khusus dipersiapkan untuk menghadapi situasi darurat. Apa sih yang dimaksud dengan situasi darurat?

Situasi darurat, seperti namanya, adalah keadaan darurat yang kamu sebelumnya nggak prediksi akan terjadi. Situasi darurat ini biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar. Kalau nggak punya tabungan dana darurat, akan lebih sulit bagi kamu untuk segera mengatasi atau keluar dari situasi tersebut.

Lalu, yang termasuk dalam kategori situasi darurat yang seperti apa? Misalnya kamu mendadak kehilangan pekerjaan. Atau, kamu tiba-tiba dinyatakan mengalami sakit yang cukup keras. Perbaikan rumah juga bisa dikategorikan ke dalam situasi darurat karena membutuhkan biaya yang nggak sedikit.

Kenapa Penting Mempersiapkan Dana Darurat?

Tabungan dana darurat dapat membantu kamu bertahan sementara waktu, tanpa kamu bergantung pada kartu kredit atau pinjaman dengan bunga yang tinggi, yang bisa menyebabkan kamu terlilit utang nantinya jika nggak bisa melunasi.

Berikut 5 alasan utama kamu perlu mempersiapkan dana darurat:

1. Kamu hanya punya satu sumber penghasilan

Dari mana saja kamu mendapatkan penghasilan? Apabila sumber penghasilan hanya satu, misalnya jika kamu bekerja full-time di kantor, maka mulai menabung untuk dana darurat menjadi hal yang nggak bisa ditawar-tawar, Jagoan.

Seperti yang telah disampaikan di atas, situasi darurat nggak bisa diprediksi dan bisa menimpa siapa saja. Bagaimana jika kamu mendadak dirumahkan karena perusahaan mengalami kerugian finansial sehingga nggak memungkinkan lagi untuk melanjutkan usahanya?

Kalau kamu punya tabungan dana darurat dalam jumlah yang cukup besar, kamu bisa menggunakan dana tersebut untuk melanjutkan hidup sehari-hari sampai mendapat pekerjaan baru.

Contoh di atas adalah bagi yang belum berkeluarga. Bagaimana jika sudah memiliki keluarga dan kamu lah satu-satunya sumber penghasilan di dalam rumah tangga, lalu kamu dirumahkan oleh perusahaan?

Bagi yang sudah berkeluarga, kamu mungkin perlu menyisihkan uang lebih banyak lagi untuk ditabung sebagai dana darurat.

2. Kamu pekerja lepas atau memiliki usaha sendiri

Saat memiliki usaha sendiri atau bekerja sebagai freelancer, pendapatan kamu setiap bulannya mungkin nggak menentu. Nggak seperti mereka yang bekerja di kantor yang menerima gaji dalam jumlah yang sama setiap bulan.

Sebagai pekerja lepas, misalnya, bisa saja dalam satu bulan kamu nggak menerima proyek sama sekali. Nah, jika kamu sudah rajin menabung untuk dana darurat, kamu bisa menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan kamu selama sebulan.

3. Kamu memiliki masalah kesehatan

Setiap orang tentu ingin sehat. Tapi, masalah kesehatan bisa saja menimpa. Apabila dari awal kamu sudah tahu bahwa kamu memiliki masalah kesehatan yang cukup serius, mempersiapkan dana darurat nggak perlu dipertanyakan lagi. Seiring waktu, kamu mungkin butuh pengecekan dan perawatan rutin. Seperti yang kita semua tahu, biaya berobat nggak murah.

Jika kamu nggak punya masalah kesehatan, kamu bisa menabung dana darurat untuk menalangi biaya kesehatan saat nanti bertambah usia. Memasuki usia senja, badan mungkin sudah nggak sebagus dan sesehat dulu lagi. Penyakit mungkin akan mulai bermunculan.

4. Kamu memiliki rumah sendiri

Saat kamu memiliki rumah sendiri, bukan ngontrak atau tinggal di apartemen misalnya, kamu sendirilah yang harus membayar biaya perbaikan dan pemeliharaan.

AC di rumah bisa saja tiba-tiba rusak. Atau, bagian rumah ada yang lapuk atau bocor. Biaya perbaikan yang sederhana seperti mengganti AC saja membutuhkan biaya yang cukup besar. Jadi, hal terbaik untuk dilakukan adalah mengantisipasi semua biaya dengan memiliki tabungan darurat.

5. Kamu baru memulai budgeting

Saat kamu baru saja mulai menyusun anggaran, kamu bisa saja secara nggak sengaja melupakan sejumlah pengeluaran. 

Uang pun sudah terpakai untuk kebutuhan lain. Nah, jika ada dana darurat, kamu bisa menggunakannya untuk menutupi sejumlah pengeluaran yang terlewatkan tersebut. Saat kamu sudah jago budgeting, dana darurat bisa digunakan untuk hal-hal lain, seperti yang sudah dibahas di atas.

Mulai Mempersiapkan dan Menabung Dana Darurat Bersama Jago

Setelah mengetahui betapa pentingnya mempersiapkan dana darurat, sekarang saatnya kamu mulai menyisihkan uang untuk ditabung. Semakin cepat akan semakin baik.

Supaya nggak tercampur dengan kebutuhan lain, kamu bisa bikin 1 Kantong Nabung khusus untuk dana darurat di aplikasi Jago. Lalu, biar kamu nggak perlu repot menyisihkan uang setiap bulannya untuk ditabung, kamu bisa gunakan fitur Autosave. Jago akan otomatis mentransfer sejumlah uang yang sudah kamu tentukan untuk masuk ke dalam Kantong Nabung tersebut.

Kalau godaan untuk menghabiskan uang yang ada di tabungan masih besar dan kamu belum 100% yakin kamu bisa menahan diri dari godaan spending, kamu bisa juga masukin uang ke Kantong Terkunci. Ada durasi penguncian yang bisa kamu pilih, mulai dari 14 hari hingga 6 bulan. Setelah 6 bulan, kamu bisa pilih untuk memperpanjang durasi penguncian.

Kantong Terkunci juga menawarkan bunga yang besarnya hingga 4% p.a.* loh, tergantung berapa lama kamu mengunci uang dan berapa besar uang yang kamu kunci. Jadi, tabunganmu pasti akan bertambah banyak saat nanti kunci terbuka.

Yuk, rasakan mudah dan praktisnya menabung dana darurat bersama Jago. Aplikasi Jago bisa kamu unduh di sini.

*Bunga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti suku bunga BI & kebijakan LPS

Semua jadi Jago

Mulai hidup seutuhnya dengan keluarga dan kerabat. Download Jago dan daftar akunnya lewat ponsel kamu.

download on app store download on google play

Scan kode QR di bawah ini dengan kamera ponselmu untuk menginstall Jago.

QR code